
Dalam lingkungan kerja yang semakin cepat, dinamis, dan penuh tekanan, karyawan dituntut untuk mampu mengelola diri secara efektif agar tetap produktif dan profesional. Tantangan seperti beban kerja tinggi, multitasking, perubahan prioritas, serta distraksi digital sering menyebabkan penurunan fokus, stres, dan tidak tercapainya target kerja.
Oleh karena itu, kemampuan self management menjadi keterampilan penting agar individu mampu mengatur emosi, waktu, energi, dan perilaku secara optimal untuk mendukung kinerja dan pencapaian tujuan organisasi.
Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan kemampuan mengelola diri secara efektif, termasuk pengelolaan waktu, emosi, dan fokus kerja, sehingga mampu meningkatkan produktivitas, ketahanan diri, serta kualitas kerja. Peserta juga diharapkan mampu membangun disiplin pribadi, mengelola tekanan kerja, dan menerapkan kebiasaan kerja yang lebih terstruktur dan berorientasi hasil.
[08.30 – 09.30] Modul 1. Self Awareness & Personal Responsibility
Pokok bahasan:
Latihan: Self-assessment untuk mengidentifikasi kekuatan, kebiasaan penghambat, dan satu perilaku yang perlu diperbaiki.
[09.30 – 10.45] Modul 2. Time & Priority Management
Pokok bahasan:
Latihan: Membuat Priority Matrix menggunakan pekerjaan nyata peserta.
[10.45 – 11.00] Coffee Break
[11.00 – 12.15] Modul 3. Focus, Energy & Productivity Management
Pokok bahasan:
Latihan: Mengidentifikasi sumber distraksi dan menyusun Personal Productivity Plan sederhana.
[12.15 – 13.30] Lunch Break
[13.30 – 14.45] Modul 4. Emotional Control & Resilience
Pokok bahasan:
Latihan: Studi kasus/role play menghadapi tekanan, kritik, atau situasi kerja yang sulit
[14.45 – 15.00] Coffee Break
[15.00 – 16.30] Modul 5. Decision Making & Personal Development
Pokok bahasan:
Latihan: Menyusun Personal Action Plan dengan satu perubahan perilaku yang akan diterapkan setelah pelatihan.
[16.30 – 17.00] Review, Commitment & Closing
Setelah mengikuti pelatihan, setiap peserta diharapkan menghasilkan dua output utama:
Keberhasilan pelatihan tidak hanya diukur dari pemahaman peserta terhadap materi, tetapi terutama dari kemampuan peserta menerapkan perubahan perilaku yang telah dipilih setelah mengikuti pelatihan.