Cendekia Learning

Self Management Skills

Managing Self for Better Performance

Pengantar

Dalam lingkungan kerja yang semakin cepat, dinamis, dan penuh tekanan, karyawan dituntut untuk mampu mengelola diri secara efektif agar tetap produktif dan profesional. Tantangan seperti beban kerja tinggi, multitasking, perubahan prioritas, serta distraksi digital sering menyebabkan penurunan fokus, stres, dan tidak tercapainya target kerja. 

Oleh karena itu, kemampuan self management menjadi keterampilan penting agar individu mampu mengatur emosi, waktu, energi, dan perilaku secara optimal untuk mendukung kinerja dan pencapaian tujuan organisasi.

Tujuan Pelatihan

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan kemampuan mengelola diri secara efektif, termasuk pengelolaan waktu, emosi, dan fokus kerja, sehingga mampu meningkatkan produktivitas, ketahanan diri, serta kualitas kerja. Peserta juga diharapkan mampu membangun disiplin pribadi, mengelola tekanan kerja, dan menerapkan kebiasaan kerja yang lebih terstruktur dan berorientasi hasil.

Biaya Pelatihan

Rp. 1,500,000,- / peserta

Biaya belum termasuk PPN 11%

Tanggal Pelatihan

Durasi Pelatihan

Sasaran Peserta

  • Staff / Pelaksana
  • Supervisor / First Line Manager
  • Team Leader / Koordinator Tim
  • Customer Service / Frontliner
  • Karyawan umum dari berbagai fungsi

Metode Pelatihan

  • Interactive lecture (pemaparan konsep)
  • Self-assessment & refleksi diri
  • Diskusi kelompok
  • Studi kasus situasi kerja nyata
  • Latihan praktis (time & task management exercise)
  • Role play dan simulasi pengambilan keputusan
  • Action plan pengembangan diri

Materi Pelatihan

[08.30 – 09.30] Modul 1. Self Awareness & Personal Responsibility

Pokok bahasan:

  • Konsep Self Management, self-awareness, dan tanggung jawab pribadi.
  • Pentingnya mengenali diri dan mengambil tanggung jawab atas perilaku serta hasil kerja.
  • Mengenali kekuatan, kelemahan, pola kerja, dan kebiasaan pribadi.

Latihan: Self-assessment untuk mengidentifikasi kekuatan, kebiasaan penghambat, dan satu perilaku yang perlu diperbaiki.

[09.30 – 10.45] Modul 2. Time & Priority Management

Pokok bahasan:

  • Konsep pengelolaan waktu dan prioritas kerja.
  • Pentingnya menentukan prioritas untuk mencegah pekerjaan tertunda dan meningkatkan efektivitas.
  • Menentukan prioritas berdasarkan urgensi, kepentingan, dan dampak pekerjaan.

Latihan: Membuat Priority Matrix menggunakan pekerjaan nyata peserta.

[10.45 – 11.00] Coffee Break

[11.00 – 12.15] Modul 3. Focus, Energy & Productivity Management

Pokok bahasan:

  • Konsep pengelolaan fokus, energi, dan produktivitas kerja.
  • Pengaruh distraksi, kelelahan, dan kebiasaan kerja terhadap produktivitas.
  • Bagaimana mengelola distraksi, menjaga fokus, dan membangun kebiasaan kerja produktif.

Latihan: Mengidentifikasi sumber distraksi dan menyusun Personal Productivity Plan sederhana.

[12.15 – 13.30] Lunch Break

[13.30 – 14.45] Modul 4. Emotional Control & Resilience

Pokok bahasan:

  • Konsep pengendalian emosi, stres, dan resilience dalam pekerjaan.
  • Pentingnya mengelola respons diri ketika menghadapi tekanan dan situasi sulit.
  • Mengenali trigger, melakukan pause, dan memilih respons yang konstruktif.

Latihan: Studi kasus/role play menghadapi tekanan, kritik, atau situasi kerja yang sulit

[14.45 – 15.00] Coffee Break

[15.00 – 16.30] Modul 5. Decision Making & Personal Development

Pokok bahasan:

  • Konsep pengambilan keputusan dan pengembangan diri.
  • Pentingnya keputusan yang efektif dan pengembangan diri untuk meningkatkan kinerja.
  • Menentukan pilihan, menetapkan tindakan, dan membangun komitmen perubahan.

Latihan: Menyusun Personal Action Plan dengan satu perubahan perilaku yang akan diterapkan setelah pelatihan.

[16.30 – 17.00] Review, Commitment & Closing

Output yang di harapkan

Setelah mengikuti pelatihan, setiap peserta diharapkan menghasilkan dua output utama:

  1. Personal Self-Management Insight
    Peserta mampu mengidentifikasi minimal satu pola, kebiasaan, atau faktor pribadi yang selama ini mendukung atau menghambat efektivitas kerjanya.
  2. Personal Action Commitment
    Peserta memiliki satu komitmen perubahan perilaku yang spesifik dan realistis untuk diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari setelah pelatihan.

Penutup

Keberhasilan pelatihan tidak hanya diukur dari pemahaman peserta terhadap materi, tetapi terutama dari kemampuan peserta menerapkan perubahan perilaku yang telah dipilih setelah mengikuti pelatihan.

Scroll to Top